Cerita saham 3 pemancing ikan


Cerita saham 3 pemancing ikan 

Halo sahabat investor indonesia, kembali lagi bersama saya kuanyu

        Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan memberikan sebuah cerita kepada anda semua, terutama untuk para investor indonesia, mungkin sahabat investor semua yang sedang baca artikel ini belakangan sedikit bosan atau mungkin merasa hasil dari sahamnya gitu-gitu aja atau mungkin juga sedang galau karna harga sahamnya turun, untuk itulah mengapa penulis memberikan cerita ini agar para pembaca dapat lebih bersemangat lagi dalam berinvestasi sehingga hasil yang didapat bisa jauh lebih baik, oke langsung saja kita simak cerita sahamnya

Cerita saham 3 pemancing ikan

       Di suatu desa yang terpelosok sekali dan jauh dari keramaian kota, tepatnya di desa lubuk besar,...ia lubuk besar,....besarnya sebesar cintaku padamu,..he-he,...hiduplah tiga orang pemancing ikan, sebut saja namanya tugos ( tukang gosip ), sudem ( suka ngadem ), dan yang terakhir antung ( asal untung )

Pada suatu hari terjadilah dialog di antra ketiga orang ini

Tugos : woi kawan, mancing yok,...( tugos mengajak temannya sudem dan antung )

Sudem : males ku dem, alung ku tiduk dari pada mancing, ngedemkan enak, ok dak ?

Antung : ku sih yo bain dem, asal untung ku ikut men dak untung dak kawah nyusah ku, alung ku ngadem bain ngikut sudem, wkwkckk

Tugos : jadi yoh nek ape dak, men nek kite gi kini e, men enggak la, ku gi sendiri bain

Antung : ku kelak bain la gos, mese cuaca agik panas, kelak bain men agak teduh baru ku gi mancing nyusul ka

tugos: okelahpun e ku gi luk.....
      Saat itu juga tugospun bersiap dengan alat pancingnya dan pergi ke kolam untuk mancing, sedangkan sudem dan antung masih tiduk di pondok e,...krok-krok-krok,..la ngorok rupe e

      Beberapa saat berjalan, akhirnya tugos sampai di tempat pemancingan, iapun mulai melemparkan pancingnya,...setelah lama menunggu, pancing si tugos tak ada sambaran ikan satupun bahkan anak ikanpun seakan enggan makan pancing si tugos,..pesan penulis ( gos-gos malang nasib ka neh, he-he )

     Tugos kemudian berencana pindah kolam, dengan mencari kolam lain yang ada ikannya,..semak belukar di babat habis si tugos, kayu dan ranting di hutan ia terobos, demi mendapatkan kolam ikan,...dan setelah beberapa lama akhirnya si tugospun berhasil menemukan sebuah kolam ikan yang sangat bagus

      Ikannya menyambar-nyambar ke atas air,...dengan melihat banyaknya sambaran ikan tugospun dengan sigapnya langsung melemparkan pancingannya dan,.....tara tak berapa lama pancingnya langsung disambar ikan,...langsung saja ia sentak dan ikannya gede bener,...satu demi satu ia dapatkan


      Singkat cerita keesokan harinya si tugos ingin mancing lagi, akan tetapi kali ini dia tidak sendiri ia ditemani temannya sang antung, sedangkan adem memilih untuk bekerja dari pada macing

Baca juga bisnis berbahaya yang sukses besar di indonesia 

tugos : tu si adem kenapa yak enggak mau mancing padahalkan ikannya gede-gede 

antung : ya, namanya juga hobi gos, kalau yang tidak hobikan enggak mau

tugos : ia juga sih tapi seharusnya si sudem ikut juga biar bisa dapaet ikan lebih banyak

      Sesampainya di tempat mancing, ternyata si tugos ini curang, ia bilang tempat yang lain kepada si antung sedangkan ia sendiri mancing di tempat yang ikannya banyak, si antungpun menunggu lama tapi sama halnya seperti si tugos kemarin satu ikanpun tak kunjung menyambar pancingnya 

     Dilain tempat si tugos dengan gembiranya menarik ikan, dengan lincah ia menarik satu persatu ikan hingga keranjang ikannya penuh,...luar biasa sepertinya si tugos memang sedang mancing mania,...mancing mania mantap,...wkwkckk

       Berbeda dengan antung, ia masih saja menunggu dikolam tersebut dengan sabar dan setelah sekian lama menunggu,...tiba-tiba saja,....sru..t, pancingnya ditarik ikan dengan kerasnya, sampai-sampai ia harus turun untuk menangkap ikannya,...ikanpun berhasil ditangkap antung,...

      Dengan rasa bahagia antungpun mengajak tugos untuk pulang tapi apa daya antung tidak tahu kemana si tugos pergi,...kemudian si antungpun pulang seorang diri dengan membawa ikan hasil tangkapannya, yang kalau di timbang bisalah beratnya mencapai 10 kg,...wow gede banget,...ya iyalah ikan gabus

      Si tugos masih saja asik mancing, di tengah keasikannya mancing si tugospun dikejutkan oleh suara orang,...yang tak lain adalah pemilik kolam ikan,..selidik-demi selidik rupanya si tugos memancing di kolam ikan orang ( pesan penulis : dasar anak kampret )

      Pemiliknyapun berteriak dan mengejar si tugos, woi kampret sini kamu, biar ku retakkan ginjalmu @mael li ini, bukan kaleng-kaleng,...si tugos lari tunggang langgang, bahkan ikan dan pancingnyapun tak dibawa saking takutnya,...sejak saat itulah si tugos merasa jera karena baru saja hampir dihabisi oleh sang pemilik kolam ikan,...

      Sampai dirumah tugos terkejut karena melihat si antung dan sudem sedang makan ikan gabus besar,...biasalah masak lempah kuning,..sedap oi

      Singkat cerita rupanya si sudem inilah yang melaporkan si tugos karena mancing ikan orang, tugospun merasa malu atas perbuatannya dan iapun enggan untuk mengulangi perbuatannya, sudempun kemudian meminta maaf kepada tugos atas perbuatannya dan begitupun tugos meminta maaf kepada antung karena sudah mengibulinya dan merekapun kini hidup rukun seperti sedia kala lagi

Yeey,...ceritanyapun tamat

Dari cerita di atas kita bisa mengambil beberapa manfaat dari setiap kata dan kalimat yang diucapkan, antara lain

1.kenali tempat investasimu 

       Jangan seperti si tugos, main mancing-mancing saja padahal ia tidak tahu persis kolam itu milik siapa dan apa resikonya jika mancing di kolam orang dan untung saja ia masih selamat kalau tidakkan bahaya, saran penulis ketika hendak berinvestasi ada baiknya gali sebanyak mungkin tentang inverstasi tersebut,jangan asal masuk karena bisa sangat berbahaya bahkan bisa saja investasi tersebut bodong jika sudah begitukan anda juga yang kewalahan dibuatnya,....

2.investasi butuh kesabaran

       Terkadang untuk memanen hasil dari sebuah investasi, sangatlah dibutuhkan kesabaran, seperti halnya si antung ( asal untung ) ia mampu untuk menahan dirinya untuk pindah ke kolam lain karena ia yakin ia akan mendapatkan ikan yang besar di kolam tersebut, tingkah si antung ini bisa kita kaitkan ketika hendak berinvestasi saham terutama investasi jangka panjang

3.jangan terbuai dengan imbal hasil yang besar

       Banyak sekali orang yang tertipu dengan imbal hasil yang besar dari suatu investasi, sepertinya halnya si tugos yang langsung lupa segalanya ketika melihat banyak ikan dikolam tersebut, ia tidak tahu ternyata ia baru saja memesan tiket ke luar dunia,...bahaya bukan, jadi jangan main-main apalagi menganggap sepele

4. laporkan investasi bodong

        Laporkanlah jika anda melihat ada investasi yang sekiranya mencurigakan ( bodong ) dengan begitu kita akan menyelamtkan lebih banyak investor lainnya, karena dengan ditangkapnya oknum penipu ini akan membuat dunia investasi menjadi lebih bersih dan tentunya jangan cuma diem aja alias sudem ( suka ngedem ) disini penulis menggambarkan si sudem yang melaporkan sang tugos
       
       Maksudnya adalah anda yang masih acuh terhadap keberadaan investasi bodong, ada baiknya ubah cara pandang anda,...yuk kita berantas habis-habisan investasi bodong di indonesia,...berantas habis sampai ke akar-akarnya,...

Baca juga bisnis orang jaman dahulu yang masih eksis hingga sekarang

      Oke sahabat investor indonesia, mungkin itu saja cerita pada pertemuan kali ini, semoga cerita di atas bisa bermanfaat untuk kita semua, akhir kata saya ucapkan sekian dan terima kasih


Penulis : Kuanyu

12 Komentar untuk "Cerita saham 3 pemancing ikan "

  1. Kalau mau investasi dlm bentuk apapun harus hati2 dan pelajari lebih dulu biar nggak kena tipu malah nnt rugi nggak jadi untung ya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, betul itu mas, harus tahu semua isi dalemnya, baru investasi 😀

      Hapus
    2. Tapi tdk sedikit orang tergiur dulu dgn keuntungan yg besar tanpa peduli dgn resikonya

      Hapus
    3. Mungkin orang seperti itu lebih mikir cepat kayanya mas, urusan resiko nanti 😂😀

      Hapus
  2. ceritanya lucu dan.endingnya ada hikmahnya juga...hahahah...asekkkk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bisa menghibur ya kang dan investor lainnya juga agar lebih bijak ketika hendak berinvestasi 😀

      Hapus
  3. Jaman sekarang kita harus pintar mengecek keabsahan berinvestasi, jangan mudah percaya begitu saja dengan iming-iming yang ditawarkan.

    Wwwkkk ..
    Jiaaah .. ada tulisan 'sebesar cintaku padamu' ...
    Siapa tuuuuch ...
    *kepo"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup betul sekali itu mas, keabsahan dan kredibilitas perusahaan penyedia investasi harus menjadi prioritas utama yang lainnya nanti aja, he-he,......untuk tulisan sebesar cintaku padamu hanyalah sebagai pemanis mas,...pemanis dari artikel biar artikelnya enggak pahit,....😂😁

      Hapus
  4. wkwkwkwk betewe ada loh temen blogger namanya Antung :D
    Bisa ajaaa kisahnya.

    Dan saya tetep ngenes kalau ingat orang-orang yang masih ketipu investasi bodong :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh, semua nama di cerita di atas hanyalah kebetulan belaka, karangan penghilang bosan ketika hendak berinvestasi dan belajar didalamnya,....memang untuk investasi bodong bisa kita katakan sangatlah memprihatinkan dan semoga saja nanti bisa berkurang dan hilang 😀

      Hapus
  5. Ceritanya mempunyai tujuan dan hikmahnya, namun di zaman sekarang untuk mengikuti bisnis inves tasi harus, lebih waspada

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas betul itu, waspada itu penting 😀

      Hapus

Silakan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel