Cara mudah analisa fundamental saham

Cara mudah analisa fundamental saham

Halo sahabat investing dan trader Indonesia, kembali lagi bersama saya kuanyu

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan membahas tentang cara mudah analisa fundamental saham, sebelum membahas lebih jauh tentang fundamental saham ada baiknya kita terlebih dahulu mengetahui apa itu analisa fundamental saham, jadi analisa fundamental perusahaan adalah suatu proses menganalisa laporan keuangan dari suatu perusahaan untuk menentukan apakah saham yang dimiliki perusahaan tersebut bisa menjadi saham yang bagus untuk diinvestasikan

Cara analisa fundamental saham

Dalam proses menganalisa laporan keuangan suatu perusahaan sangat banyak informasi yang harus kita olah dan kita analisa, seperti laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan laporan arus kas, sehingga terkadang proses analisa tersebut dianggap rumit oleh sebagian orang, itulah kenapa pada kesempatan kali ini penulis akan membahas cara mudah analisa fundamental saham, yaitu dengan cara menggunakan rasio

Baca juga mitos dan fakta tentang saham

Menurut penulis menggunakan rasio untuk menganalisis fundamental saham lebih mudah ketimbang menggunakan analisa jenis lainnya, jadi ada banyak rasio yang bisa kita gunakan untuk menganalisa fundamental perusahaan, antara lain ada divident pay outratio, gross profit margin, price to earnings ratio, profit margin, price to book value, earning per share, return on asset, vertikal analysis, book value per share, cash return on assets, average collection period, return on equity, interst coverage ratio, debt to capital ratio, payables turnover, current ratio, semua rasio itu bisa kita gunakan sebagai cara mudah analisis fundamental saham

Itulah beberapa rasio yang bisa kita gunakan untuk menganalisa fundamnetal saham secara lebih mudah dan praktis, tapi kerena terlalu banyaknya rasio, maka penulis akan membahas dua rasio saja dari beberpa rasio diatas, yang mana dua rasio ini sudah sering digunakan oleh investor Indonesia untuk menganalisa fundamental saham dan tentunya merupakan salah satu cara mudah analisa fundamental saham. rasio serta cara mudah analisa fundamental saham selanjutnya akan kita bahas di pembahasan berikutnya

Baik, rasio yang akan kita gunakan adalah ratio

PER ( Price Earnings Ratio ) dan PBV ( Price to Book Value )

Yang mana terlebih dahulu kita akan membahas tentang PER ( Price Earnings Ratio ), PER merupakan rasio dari laba bersih persaham terhadap harga saham, sebagai contoh, kita akan mengambil saham dari bidang usaha yang sejenis, antara lain saham rokok, yaitu, saham GGRM dan WIIM, yang mana dari kedua jenis saham tersebut, saham GGRM mempunyai harga Rp. 1000 perlembar sahamnya dan saham WIIM mempunyai harga Rp.1000 perlembarnya, lalu bagaimanakah cara kita untuk mengetahui saham yang memiliki harga yang terbaik dari dua saham di bidang yang sama tersebut ?

Baca juga pengertian dan cara menghitung fee beli dan fee jual dalam saham

Kalau secara kasat mata mungkin kita akan menyimpulkan bahwa saham WIIM lebih ekonomis dan lebih baik ketimbang saham GGRM, karena harga saham WIIM jauh lebih murah ketimbang harga saham GGRM sehingga anda akan merasa saham WIIM lah yang terbaik untuk diinvestasikan, namun yang menjadi permasalahan adalah anda tidak mengetahui nilai yang sesunguhnya dari saham yang anda pilih, itulah kenapa kita harus menggunakan rasio PER agar kita bisa mengetahui harga sesunguhnya dari saham yang akan kita beli

Oke, langsung saja untuk mengetahui PER kita harus terlebih dahulu menghitung EPS atau Earning per Share ( pendapatan perlembar saham ) yang mana EPS didapat dengan cara membagikan laba bersih dengan jumlah saham yang beredar, selanjutnya harga saham dibagi EPS untuk mendapatkan PER atau Price Earning Ratio )

Contoh : Saham WIIM dengan harga Rp.222 perlembar dengan EPS 10 memiliki PER 22.20

               Saham GGRM dengan harga Rp.77.750 perlembar dengan EPS 4897 memiliki PER 15.88

Dengan hasil yang didapat dari perhitungan PER tersebut, kita bisa melihat nilai sebenarnya dari saham yang akan kita beli dari dua perusahaan di bidang yang sama, yaitu rokok, saham GGRM memang harga perlembarnya terlihat lebih mahal ketimbang saham WIIM tetapi siapa yang menyangka bahwa saham GGRM memiliki PER yang lebih kecil dari WIIM yang harganya jauh lebih murah

Cara menganalisa fundamental saham

Jadi semakin tinggi nilai dari PER maka semakin mahal lah harga dari saham tersebut atau yang lebih dikenal dengan over price, jadi sampai disini sahabat pembaca sudah tahu bukan bagaimana cara mudah menghitung fundamental saham dengan rasio PER, baik, jika sudah kita lanjutkan ke pembahasan rasio selanjutnya, yaitu rasio PBV

PBV ( Price to Book Value ) merupakan rasio dari harga saham terhadap nilai buku bersih emiten, sama halnya dengan PER, jika PBV suatu saham semakin tinggi maka harga saham dari perusahaan tersebut dapat dikatakan semakin mahal, untuk menghitung nilai dari PBV kita harus menghitung BVPS ( Book Value Per Share ) yang mana BVPS didapatkan dengan cara membagikan Ekuitas dengan jumlah saham yang beredar, selanjutnya harga saham dibagi nilai BVPS untuk mendapatkan PBV ( Price to Book Value )

Baca juga transaksi saham yang dilarang oleh bursa efek Indonesia

Sebagai contoh kita ambil contoh kedua saham diatas, yaitu  saham GGRM dan saham WIIM, yang mana saham GGRM dan WIIM mempunyai harga sebagai berikut

Contoh : Saham WIIM dengan harga Rp.222 perlembar dengan BVPS 479 memiliki PBV 0.46

               Saham GGRM dengan harga Rp.77750 perlembar dengan BVPS 24681 memiliki PBV 3.15

Dengan melihat hasil perhitungan dari PBV di atas kita bisa melihat lebih baik lagi tentang nilai sebenarnya dari sebuah saham yang akan kita beli, selain itu juga kita bisa menimbang dan memilih saham yang layak untuk kita investasikan untuk masa depan, perlu diingat kedua rasio tersebut hanyalah dua diantara banyak rasio lainnya yang bisa kita gunakan untuk menghitung dan melihat nilai sebenarnya dari sebuah harga saham

Oke sahabat investing dan trader indonesia, mungkin itu saja untuk pembahasan kita pada pertemuan kali ini, semoga artikel tentang cara mudah analisa fundamental saham diatas bisa bermanfaat untuk kita semua dan akhir kata saya ucapkan sekian dan terima kasih


Penulis : Kuanyu

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel