Pengaruh bull dan bear dalam dunia saham


Pengaruh bull dan bear dalam dunia saham 

Halo sahabat investor indonesia, kembali lagi bersama saya kuanyu

      Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tuntas tentang pengaruh bull dan bear dalam saham, pernahkah sahabat investor mendengar kata bull dan bear ? , jika pernah apakah artinya,..... pasti sudah tahu bukan apa artinya, bull itu dilambangkan dengan benteng yang menandakan tren harga sebuah saham sedang naik sedangkan bear itu dilambangkan dengan beruang yang menandakan tren harga sedang turun, jadi ceritanya gini didalam pasar modal itu sebenarnya terdapat dua ekor ekor hewan yang digunakan sebagai simbol terjadinya sebuah tren harga dari sebuah saham

Baca juga apa itu koreksi dalam dunia saham serta bagaimana cara menyikapinya

       Dua binatang inilah yang selalu bertarung di dalam bursa setiap harinya, bull identik dengan tanduknya yang tajam dan kuat inilah yang digunakan untuk mengangkat harga dari sebuah saham, benteng selalu menyeruduk ke atas ketika sedang menyerang lawannya, inilah yang menyebabkan harga saham kita naik, semakin ganas serudukannya semakin naik harga sahamnya

       Senjata benteng tersebut adalah fundamental perusahaan yang penulis identikkan dengan kaki dan tubuh benteng yang kokoh dan kuat sedangkan culanya penulis identikkan sebagai kegiatan beli yang dilakukan oleh para investor, hal ini dikarenakan investor saham sering kali melakukan beli yang besar sehingga harga saham bisa naik pesat sama halnya dengan benteng yang menggunakan tanduknya untuk satu kali seruduk dalam satu serangan, sedangkan ekornya penulis gambarkan sebagai pergerakan teknikal saham ( ini hanya berlaku bagi para trader

        Oke selanjutnya adalah bear atau beruang, seekor beruang selalu menggunakan tangan dan tubuhnya untuk mendorong lawan, dilain cerita, terkadang seekor bear dalam dunia saham sangatlah dibutuhkan oleh para investor jangka panjang, karena mereka bisa membeli saham dengan harga diskon, tetapi seekor bear tentu menjadi masalah dan momok yang paling ditakuti oleh para trader, ketika seekor beruang sudah mulai menundukkan badannya, artinya kita harus bersiap-siap, hal ini menandakan tren bearish akan mulai beraksi hal ini terjadi karena serudukan benteng tidak mampu mengenai sang beruang....ya iyalah enggk kena, kan beruangnya menunduk, kecuali beruang berdiri, akan lain lagi kisahnya..he-he 


Baca juga bisnis orang jama dahulu yang masih eksis hingga sekarang

       Munculnya sang beruang ini sebenarnya ada tanda tandanya, seperti halnya di hutan biasanya beruang muncul akan ditandai dengan suara dan langkah kaki yang keras terdengar, begitu juga di saham tanda kemunculannya biasanya ditandai munculnya isu atau berita yang kurang sedap, entah itu berita ekonomi, politik, baik mikro maupun makro yang tentunya kabar yang tidak baik, jika kabarnya baik maka besar kemungkinan sang bentenglah yang akan berkuasa dan memenangkan pertarungan, hidup benteng...he-he

Ada beberapa dampak nyata dari munculnya sang bull dan bear ini, antara lain akan menyebabkan

1.BULLISH ini adalah efek yang ditimbulkan oleh sang bull atau benteng, dengan munculnya istilah ini menandakan bahwa harga saham akan terus naik

2.BEARISH ini terjadi karena sang bear atau beruang berhasil memenangkan pertarungan yang menandakan harga saham akan terus menurun

3.REBOUND kondisi ini terjadi sebagai bentuk perlawanan dari sang benteng terhadap sang beruang yang menandakan harga saham akan naik kembali setelah mengalami penurunan

4.REVERSAL ini terjadi apabila sang bull dan bear tidak lagi mau bertarung, artinya sama-sama mundur, yang terjadi adalah harga saham berbalik arah dari harga sebelumnya, jika tadinya naik berbalik menjadi turun dan jika tadinya turun berbalik menjadi naik

5.BULLISH MOOD ini terjadi apabila sang benteng sedang melakukan proses penyembuhan di rumah sakit jadi yang terjadi adalah harga saham sedang membentuk tren baru ( naik ) dalam waktu yang cukup lama,...biasalah bentengnya dalam proses penyembuhan luka, he-he

6.BEARISH MOOD ini  terjadi karena sang beruang sedang melakukan proses penyembuhan juga, jadi ceritanya benteng dan beruang sama-sama melakukan proses penyembuhan, jadi efek yang ditimbulkan adalah harga saham sedang membentuk tren baru ( turun ) dalam waktu yang cukup lama

Baca juga saham BBRI bakal tembus Rp.5000 perlembarnya ini alasannya

      Oke sahabat investor indonesia, mungkin itu saja pembahasan kita pada pertemuan kali ini, semoga artikel di atas bisa bermanfaat untuk kita semua dan akhir kata saya ucapkan sekian dan terima kasih


Penulis : Kuanyu

21 Komentar untuk "Pengaruh bull dan bear dalam dunia saham "

  1. Kenapa ya, ko ...
    Nilai saham turun pemilihan simbolnya diwakili beruang 🤔 ?.
    Kok ya, ngga hewan lemah misalnya marmut gitu ...
    Padahal beruang itu kuat, looh ..

    Apaan sih ini kok aku malah ngebahas hewan lemah segala wwkk 😅

    Hal lain yang bikin kagum di artikel ini, pemilihan gambarnya berupa gambar kartun.
    Terlihat lebih menghibur.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti kita ganti ya mas, jadi marmut ha-ha 😀😂

      Hapus
    2. Admunya lagi suka beruang dan banteng, jadi ya wajar kalau presentasi saham di kasih beruang dan banteng,...begitu kali ya Mas

      Hapus
    3. hahaha, setujuuu...
      Bear atau beruang kan selain ada kata UANG, juga Beruang kuat juga.
      Minimal kita dicakar langsung sekarat hahaha

      Hapus
    4. Bukan begitu mas, ha-ha, sebenarnya lambang benteng itu memang menjadi simbol dari kekuatan saham untuk tren bullish atau naik, itulah mengapa bull di identikkan dengan tren bullish, begitupun untuk tren bearish dilambangkan dengan beruang, jadi bukan saya yang menentukan hewannya mas, he-he 😁😀

      Hapus
    5. Bhhahahhaaha ...
      Ngga nyangkaaa ..., celetukanku soal gambar ikut dikomentari mas DB dan kak Rey ... 😅

      Hapus
  2. Kalau saya lebih suka bermain seperti beruang, walau kelihatannya menurun tapi menguntungkan. Kalau banteng kan kelihatan nafsu sekali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pilih beruang atau benteng sebenarnya sama saja mas, karna setiap pergerakan dari kedua hewan ini pasti ada keuntungan hanya saja tergantung seberapa baik investor memandang pergerakan tersebut sebagai sebuah kesempatan 😀

      Hapus
  3. Hehe betul sekali sob beruang vs banteng
    Kalo saya sih lihat dr histori 5 tahuann nya nggak lihat dari beruang sama banteng nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti masnya lebih condong ke investor FA,kalau untuk investor FA mungkin enggak begitu pengaruh, tapi tetap bisa jadi pertimbangan juga dari pergerakan dua hewan itu 😀

      Hapus
  4. Ternyata ada bear juga yaa? Saya taunya cuma si bull yang di Wall Street yang ngetop itu...thanks ya, info baru ni..

    BalasHapus
  5. wah ilmu baru ini gan buat ane yang orang awam gini, jadi pengen belajar banyak nih soal dunia saham, siapa tahu nanti ane bisa sukses dan punya saham dimana mana ya gan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh kalau punya saham dimana-mana mah ngeri gan, jangan-jangan saham bodong, cukup di pasar modal aja gan, kalau enggak paham investasi saham di tempat lainnya nanti bukan malah balik modal tapi malah modar...bahaya itu 😀

      Hapus
  6. Hooh begitu asal mulanya si bull dan bear ini bertemu ya, saya senengnya emang pas bearish biar bisa borong saham, bullishnya 5 tahun ke depan aja deh hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow, mbak hydriani sepertinya menginjar si beruang lagi ngamuk ya 😂😁

      Hapus
  7. Saya tadi sekilas bacanya Blueband, ya ampun emak-emak, yanga da di pikirannya cuman makanan hahaha

    Kalau saya lebih pilih saham turun dengan istilah beruang tidur hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blue band,...kenapa margarin bisa ada di postingan saya ya teh 😂😁

      Hapus
    2. wakakkakaa, jadi pengen bikin kue yak, saham jadi kue nastar, tanda bentar lagi mau lebaran hahaha :D

      Hapus
  8. menarik gan untuk dipelajari masalah saham ya, apalagi bagi para pebisnis dan punya start up, pasti mantep banget kalau sudah paham ttg saham, bisa dapat suntikan dana besar dan segar dari investor ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya gan, betul itu, cuma perlu dana yang besar untuk sebuah perusahaan untuk bisa listing di bursa 😀

      Hapus

Silakan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel