Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pantangan ketika berburu di hutan bangka

Katakuanyu.com – Halo, sahabat pembaca semua, kembali lagi dengan saya kuanyu, di kesempatan kali ini saya akan membahas sedikit tentang pantangan ketika berburu di hutan bangka

Seperti biasa, untuk artikel kali ini saya buat berdasarkan pada pengalaman pribadi dan bukan hanya sekedar teori, jadi sudah terbukti akan kebenarannya, kalaupun ada yang mengaggap tulisan ini sebagai mitos maka silakan di coba nanti, he-he

Dari dulu sampai sekarang pulau bangka memang menyimpan sejuta misteri, mulai dari sejarah hingga makluk tidak kasat matanya, maka dari itu, penulis yang merupakan orang bangka asli dan seorang pemburu juga, ingin menjelaskan sedikit tentang pantangan ketika memasuki hutan yang ada di pulau bangka

Pantangan ketika berburu di hutan bangka

Jujur saja, sebagian kecil hutan yang ada di pulau bangka pernah penulis masuki dan rasanyapun berbeda-beda. Ya namanya juga seorang pemburu, penulis sudah belajar berburu sejak masih sekolah, oleh karena itu jangan heran jika pengalaman saya lebih banyak dari anak-anak pada umumnya

Mulai berburu dengan ketapel hingga berburu dengan senapan telah saya rasakan, dan masuk keluar hutan telah saya lakukan, mengejar burung, tupai, kera, hingga babi hutan telah biasa penulis lakukan, jadi bukan suatu hal baru buat penulis

Tapi walaupun begitu, penulis sampai sekarang masih terus belajar dan berusaha rendah hati agar tidak sombong ketika berada di hutan, mengingat kesombongan adalah musuh terbesar seorang pemburu
Pada dasarnya ada beberapa pantangan yang tidak boleh di lakukan ketika berburu di hutan bangka, antara lain, yaitu

1. tidak boleh banyak cakap

Kalau orang bangka asli sering berpesan agar kita tidak banyak cakap ketika melakukan perburuan di hutan bangka, tidak banyak cakap artinya tidak banyak bicara

Perilaku yang banyak bicara di percaya bisa membuat seorang pemburu di ganggu oleh makhluk tidak kasat mata, dan kejadian ini sering kali terjadi, apalagi di jaman dahulu sewaktu hutan di pulau bangka masih begitu lebat

2. tidak boleh ingel-ingel

Pantangan kedua yang tidak boleh di lakukan adalah ingel-ingel, atau bahasa Indonesianya bercanda, kalau anda ingin berburu di hutan bangka ada baiknya menjaga sikap, dan tidak ingel-ingel

Karena pada dasarnya di setiap tempat yang ada di pulau bangka itu ada penunggunya, dan penulis mengakui kebenaran tersebut

Sifat yang tidak serius ketika berada di hutan bangka secara tidak langsung akan membuat penunggu hutan menjadi terganggu, apalagi bercandanya sudah kelewatan batas, seperti mengotori hutan dan berbicara kotor

3. jangan besak mulut

Perilaku yang sering kali di larang ketika berburu di hutan bangka adalah perilaku besak mulut, besak mulut artinya sombong, seakan-akan dia yang berkuasa terhadap segalanya dan menantang penghuni hutan yang ada di pulau bangka

Pantangan ketika berburu di hutan bangka

Orang dengan ciri yang satu ini paling di benci oleh makhluk halus, dan biasanya akan kena kejahilan dari sang penunggu hutan, entah itu di buat nyasar di dalam hutan hingga melihat penampakan yang menyeramkan, bagaimana, mengerikan bukan

4. memukul akar banir

Akar banir adalah akar pohon yang ada di hutan bangka, sebenarnya bukan hanya ada di hutan bangka saja tetapi juga ada di hutan lainnya

Ciri akar banir adalah akar yang berbentuk lebar dan ketika di pukul bisa mengeluarkan suara, semakin lebar akar banirnya maka semakin besar juga bunyinya

Konon katanya, ketika kita berada di hutan, kita tidak boleh memukul akar ini, karena bisa mengundang makhluk tidak kasat mata, apalagi di pulau bangka, yang sarat akan hal mistisnya

Kalau anda menemukan akar ini, saran penulis jangan pernah sekali-kali di pukul-pukul, apalagi pohonnya sudah besar dan dekat dengan hutan gelam, kalau anda tetap mau mencobanya, ya resiko di tanggung sendiri, he-he

5. menebang pohon pendamping

Pantangan ketika berburu di hutan bangka selanjutnya adalah menebang pohon pendamping, pohon pendamping ini adalah pohon yang hidup di samping pohon besar, bisa di samping pohon kayu ara atau pohon lainnya, dengan ukuran jumbo

Pantangan ketika berburu di hutan bangka

Karena menurut kepercayaan yang ada, menebang pohon pendamping sama saja dengan merobohkan tangga rumah makhluk tidak kasat mata, di mana rumah mereka adalah pohon utama yang ada di sebelah pohon pendamping

Dan kalaupun anda ingin menebang pohon yang ada di hutan, ada baiknya permisi dan minta izin terlebih dahulu, dan kemudian baru menebang pohon yang anda inginkan, saran penulis tebanglah pohon yang ukurannya masih kecil

6. jangan cigak retak

Pantangan yang satu ini lebih kepada attitude, ibarat kita sedang bertamu ke rumah orang dan kemudian kita bertingkah laku secara berlebihan, pastilah sang pemilik rumah tidak akan nyaman dengan keberadaan kita

Begitu juga ketika kita berburu di hutan bangka, ada penunggu di setiap tempat yang mengikuti kita kemana saja, hanya saja mereka tidak kasat mata

Kalaupun anda menemui makhluk yang tidak biasa atau suara yang tidak biasa, maka ada baiknya berdoa menurut kepercayaan masing-masing, berdoa dalam hati dan jangan di hiraukan

Bahkan ada beberapa wilayah yang penulis rasakan sendiri, kekuatan mistinya masih sangat kuat, bahkan penulis yang merupakan orang bangka aslipun masih merasa ketakutan, apalagi orang luar yang berburu di pulau bangka

7. mengambil benda yang ada di hutan

Pantangan berikutnya adalah mengambil benda yang ada di hutan, contohnya kepa, kepa biasanya berada di hutan gelam, kalau di bangka masih banyak terdapat hutan gelam

Konon katanya, jika anda menemukan tumpukan kepa, itu adalah kepa yang telah di kumpulkan oleh makhluk tidak kasat mata, jangan jangan pernah sekali-kali mengambilnya, jika tidak ingin menerima akibatnya

Pantangan ketika berburu di hutan bangka

Kalaupun anda seorang pemburu, maka ambillah apa yang pantas menjadi milik anda, jangan pernah serakah, karena sifat serakah akan mendatangkan bencana

8. melakukan sesuatu tanpa permisi

Pantangan yang satu ini lebih kepada attitude lagi, di mana attitude itu bukan hanya di miliki oleh manusia saja, tapi juga makhluk halus

Oleh karena itu kita harus bisa menghargai mereka sebagaimana kita menghargai teman atau saudara kita sendiri

Jikapun ingin melakukan sesuatu ada baiknya permizi, izin dulu dengan sopan agar setiap kegiatan yang di lakukan bisa lancar sampai tujuan

9. jangan berburu saat hujan panas

Pantangan yang satu ini boleh di katakan sebagai pantangan yang paling penting, jika anda tidak menurutinya bisa saja terjadi hal-hal di luar nalar

Entah itu seperti hewan buruan yang di tembak tidak mati-mati hingga hewan buruan yang tampak kebal, padahal sebelumnya sekali tembak sudah ko, jika sudah begitu sebaiknya mundur pelan-pelan dan hentikan perburuan, apalagi jika hewan yang anda buru semakin masuk ke dalam hutan

Oke, sahabat pembaca setia, saya rasa cukup untuk artikel kali ini tentang pantangan ketika berburu di hutan bangka, semoga apa yang penulis sampaikan di atas bisa bermanfaat untuk kita semua dan sampai jumpa di artikel selanjutnya

Penulis : Kuanyu

kuanyu
kuanyu Saya adalah seorang anak yang hobi membaca,menulis dan blogging,salam kenal dari saya kuanyu

18 comments for "Pantangan ketika berburu di hutan bangka"

  1. Hampir sama ya pantangannya
    Ditempat saya juga seperti itu, bagi yang sombong dan angkuh biasanya tersesat di hutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, sepertinya setiap hutan di Indonesia hampir sama pantangannya

      Delete
  2. Bapak saya juga dulu pernah bercerita, katanya dulu pernah tangannya gatal2 merah ruam gtu.. ke dokter ke rs yah dikasih salep tapi nggk sembuh2... smpe 2 minggu gtu terus.. Terus tetangganya ada yg nengok, beliau langsung bilang ada sesuatu yg diambil harus dikembalikan..

    Ternyata sekitar 2 minggu yg lalu bapak saya pernah ngambil batu kaya giok gtu di batu besar deket sungai dalam hutan dikampungnya Temanggung.. terus bapak langsung ngembaliin ke lokasi yg sama. Terus selang 3 hari sembuh..

    Saya nggk tau cerita ini asli atau nggk.. tapi bapak sering cerita ttg kejadian mistis yg pernah di alami semasa muda dulu..

    Tapi terlepas dri itu semua, memang udah semestinya kita sebagai manusia bilamana merupakan seorang pendatang yah harus sopan.. dijaga tindakan sama tutur katanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, menarik juga nih mas ceritanya, memang sudah semestinya kita selalu menjaga perilaku jika hendak mengunjungi suatu tempat hingga berburu di sana

      Delete
  3. secara keseluruhan sih bahwa pemburu harus menjaga dirinya layaknya seperti bertamu ke tempat orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, kurang lebihnya kita harus bersifat demikian agar terhindar dari kesialan

      Delete
  4. Banyak sekali ya pantangannya. Aku belum pernah berburu sih soalnya rumah jauh dari hutan. Paling adanya berburu cewek saja.🤣

    Tapi bukan cuma berburu sih, misalnya ke gunung atau tempat baru juga harus permisi, jangan banyak bicara apalagi sombong, bisa kualat nantinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh, berburu cewek, ngeri juga nih, saya mah mundur masalah itu mas, he-he

      yup, katanya di gunung lebih banyak lagi tuh pantangannya mas

      Delete
  5. Mirip2 di tempat saya juga bang Anyu... pesan moralnya sih untuk selalu hati2 dan tidak gegabah

    ReplyDelete
    Replies
    1. hebat, sama kita mas, he-he, pesan moralnya mantap, setuju saya

      Delete
  6. suka berburu ya ko wah pengalaman banyak juga ya kalau aku sukanya mancing

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu sering berburu mas, bahkan semasih kuliah di bangkapun saya masih sering berburu, jadi sedikit banyaknya tahulah, he-he

      saya juga hobi mancing kok mas, yuk mancing bareng, asik

      Delete
  7. Pantangannya cukup masuk akan semua sih ya mas, namanya juga di hutan, sama lah waktu aku ke kuburan buat acara pramuka, ga boleh byk bicara, becanda, pegang ini itu, juga hal2 yg bisa mengganggu penghuni karena kita kan memang tamu, jadi ya harus sopan dan jaga sikap

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, betul itu mba meta, kita harus jaga sikap ketika berada di suatu tempat

      Delete
  8. Wah serem juga ya mas.. memang hrs hati2 dg pantangan2ny klo di tempat seperti itu..
    Yg tntng ga boleh sombong itu, kayanya itu berlaku disemua tempat yaa, apalagi tempat yg rawan yg ada penunggu lainnya. Huhuhu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, di tempat yang tidak kita kenali memang harus selalu menjaga sikap, karena mungkin saja penunggu di sana sedang mengikuti kita, ih, seram

      Delete
  9. Dari kesemua pantangan yang disebutkan diatas dan di hutan sini juga ada banyak pantangan yang wajib ditaati agar tidak mengalami kejadian mistis, aku baru tau ada akar banir itu, ko.

    Penasaran sama bentuk pohonnya ...

    ReplyDelete
  10. Saat memasukin kawasan hutan emang harus jaga sikap sih.
    Di sini pun ada tuh yang pernah tersesat di hutan bakau, gara-gara mulutnya nggak sopan.
    3 hari baru ketemu.

    ReplyDelete

Silakan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan