Jangan lakukan ini,berikut beberapa kesalahan trader saham pemula

Jangan lakukan ini,berikut beberapa kesalahan trader saham pemula

Halo sahabat investor indonesia,kembali lagi bersama saya kuanyu

      Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang beberapa kesalahan trader saham pemula yang mana seperti yang kita ketahui dalam trading saham pasti sering mendengar yang namanya loss dan profit dan tentu yang dicari oleh seorang trader dari kedua hal itu adalah profit dan semaksimal mungkin untuk menghindari yang namanya loss





        Untuk meraih profit dalam dunia saham,sebenarnya tidaklah terlalu sulit dan tidak juga terlalu mudah,semuanya butuh usaha agar bisa profit konsisten akan tetapi dalam prakteknya terkadang sering sekali kita menjumpai yang namanya loss,terutama bagi para trader pemula,bahkan ada yang rugi hingga ratusan juta,sungguh luar biasa bukan,hal inilah yang menandakan bahwa bursa saham itu ganas dan tidak kenal ampun,mau pemula dan profesionalpun semuanya sama,sama-sama besar resikonya,untuk itulah dibutuhkan analisa yang matang dan mendalam dan berikut telah saya rangkum beberapa kesalahan trader pemula,antara lain

1.terlalu cepat memutuskan untuk menjual maupun membeli sebuah saham.

      tentu hal ini sangat beresiko sekali yang mana kita ketahui membeli tanpa dasar itu sangat beresiko di ibaratkan seperti membeli kucing dalam karung,ia kalau kucingnya bagus kalau kucingnya kucing garongkan bahaya,untuk itu butuh analisa lagi ketika hendak membeli sebuah saham.

2.menjadi pengikut keputusan orang lain.

Banyak trader baru didunia saham yang suka menjadi pengikut keputusan orang lain,orang beli ia beli,orang jula ia jual,terdengar konyol memang tapi sadarkah kita bahwa terkadang masih banyak trader diluar sana yang menggunakan teknik ini

3.menganalisa setelah membeli,bukan menganalisa sebelum membeli

Mungkin masih banyak trader saham diluar sana yang melakukan hal ini,sebenarnya ada beberapa hal yang menyebabkan mereka melakukan ini,antara lain menjadi pengikut keputusan orang lain dan malas melakukan analisa di awal pembelian

4.membeli saham gorengan

Dalam dunia saham,saham yang paling berbahaya itu adalah saham jenis gorengan,memang betul keuntungannya begitu tinggi bahkan bisa naik dalam satu hari mencapai puluhan persen,bahkan tak jarang sahamnya terkena auto rejection dalam satu hari transaksi di bursa saham akan tetapi tahukah anda bahwa dibalik semua keuntungan itu terdapat resiko yang amat besar,ia bisa saja berbalik arah dengan cepat dan membuat uang anda ludes seketika hanya dalam waktu hitungan jam,bahaya bukan untuk itu sebaiknya kita selalu berhati-hati terhadap saham jenis ini

Baca artikel cara jitu menaklukkan saham gorengan disini


5.tidak percaya diri

Hal ini sangat sering kali terjadi,dimana ketika membeli sebuah saham sesorang tidak mengikuti keinginan dan keyakinan hatinya tetapi lebih memilih untuk mengikuti keinginan orang lain dan tak jarang mereka harus menanggung resiko yang mereka sendiri sebenarnya tidak mengerti,untuk itu percaya dirilah saat ingin membeli maupun menjual sebuah saham karna yang kita transaksikan tersebut adalah uang bukan mainan

6.tidak mau belajar

Tidak mau belajar adalah penyakit kebanyakan trader indonesia,mereka mau trading dan cepat kaya tapi melupakan resikonya ya akibatnya mereka loss dalam trading dan lebih parahnya sudah loss terus nekat untuk menaklukkan bursa saham tentu hal ini sangat konyol bukan,ibaratkan berburu babi tanpa alat kemudian diseruduk babi hingga jatuh akan tetapi mau lagi untuk menangkap babinya dengan tangn kosong,inikan namanya nekat bukan,untuk itu saran penulis ilmu itu sangat penting dalam trading saham bahkan lebih penting dari uang untuk trading

Mungkin sampai disini dulu untuk pembahasan kita kali ini dan sampai bertemu di pembahasan selajutnya,sekian dan terima kasih


Penulis : kuanyu

Belum ada Komentar untuk "Jangan lakukan ini,berikut beberapa kesalahan trader saham pemula"

Posting Komentar

Silakan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel