Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Dollar Cost Averaging dan penerapannya dalam menabung saham

Katakuanyu.com - Di luar sana sebenarnya ada banyak strategi menabung saham yang bisa kita gunakan, tapi tidak semuanya efektif untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, oleh karena itu saya akan merekomendasikan salah satu cara menabung saham yang baik menurut banyak investor

Cara tersebut sering di sebut sebagai Dollar Cost Averanging, sebenarnya apa sih dollar Cost Averanging ini dan mengapa ia menjadi cara yang paling efektif di antara cara lainnya ?, baik berikut penjelasannya

Dollar Cost Averaging adalah strategi menabung saham di mana kita di haruskan membeli saham pada waktu yang telah di tentukan sebelumnya, entah itu 1 bulan sekali, 2 minggu sekali atau 1 minggu sekali tergantung dengan keungan anda

Pengertian Dollar Cost Averaging dan penerapannya dalam menabung saham

Contoh, Kuanyu adalah seorang pengusaha minuman kemasan, di mana setiap bulannya ia mendapatkan keuntungan Rp. 12.000.000 perbulan, dan keuntungan tersebut di potong gaji karyawan dan kebutuhan hidup, jadi keuntungan bersihnya cuma Rp. 7.000.000 perbulan.

Di mana dengan uang tersebut ia ingin membeli saham UNVR sebanyak 1000 lot, tapi uangnya tidak banyak mengingat usahanya baru saja berdiri

Oleh karena itu kuanyu akhirnya memutuskan untuk membeli saham UNVR secara berkala dengan uang hasil usahanya, ia bertekad untuk membeli saham tersebut setiap bulan selama 10 tahun, jadi perhitungannya seperti ini

1 lembar saham UNVR sekitar Rp. 8000, berarti 1 lotnya Rp. 800.000, kalau 1000 lot berarti Rp. 800.000.000

Dengan keuntungan kurang lebih sekitar Rp. 7000.000 perbulan maka kuanyu harus menabung saham selama 10 tahun untuk bisa menghasilkan uang sebanyak Rp. 840.000.000, nah uang inilah yang nantinya akan di belikan saham oleh kuanyu setiap bulannya

Jadi setiap bulan kuanyu harus membeli saham sebanyak Rp. 7.000.000 untuk bisa mendapatkan 1000 lot saham UNVR selama kurang lebih 10 tahun, itu dengan perhitungan rata-rata, belum lagi ketika saham tersebut mengalami kenaikan, kalau ternyata sahamnya naik maka kemungkinan saham yang terbeli akan lebih sedikit

Begitupun sebaliknya, jika nanti harga sahamnya turun maka kuanyu akan mendapatkan jumlah lot yang lebih banyak dari yang ia harapkan, jadi perhitungannya seperti itu.

Di mana kita harus mempunyai target berapa uang yang harus kita keluarkan setiap bulannya untuk membeli sebuah saham dan jangan lupa targetnya di susun sedemikian rupa agar tujuannya dapat tercapai. 

Pengertian Dollar Cost Averaging dan penerapannya dalam menabung saham

Jadi konsep sederhana dari Dollar Cost Averaging ini adalah dengan membeli saham dengan jumlah yang sama setiap periode yang berbeda, contohnya kuanyu tadi yang harus menyisihkan uang Rp. 7000.000 perbulan untuk membeli saham UNVR selama 10 tahun

Cara menabung saham dengan strategi Dollar Cost Averaging ini memang sangat menarik untuk di terapkan, di mana ada beberapa keuntungannya, antara lain

1. kita tidak perlu mengkhawatirkan saham yang kita beli, mau turun mau naik beli terus, karena pengangan kita bukan analisa teknikal malainkan fundamental

2. uang yang kita gunakan adalah uang dingin, jadi kita tidak pusing saat sedang tidak mempunyai uang, maka dari itu saran saya gunakanlah uang yang benar-benar tidak di butuhkan untuk saat ini, seperti halnya kuanyu yang membeli saham dari uang hasil usahanya setelah di bagi dengan uang lainnya

3. Saat terjadi krisis, contohnya saat ada virus corona, maka harga saham akan anjlok, oleh karena itu minus portfolio ada bisa saja di tolong oleh strategi ini dan minusnya akan berkurang secara perlahan seiring dengan kenaikan harga sahamnya kembali dan di saat itu pula kita bisa mendapatkan jumlah lot yang lebih banyak dari biasanya

4. membuat investor menjadi tenang, tidak pusing memikirkan uangnya akan hilang dalam waktu dekat, karena tujuan investasinya adalah jangka panjang

5. meminimalkan resiko fluktuasi saham dalam jangka pendek, di mana kita tahu sendiri saham terkadang bergerak begitu liar sehingga membuat para investor ketakutan, tapi dengan strategi Dollar Cost Averaging Ini kita akan merasa lebih aman karena telah menyusun rencana sebelum berinvestasi

Walaupun Strategi Dollar Cost Averaging ini sangat menguntungkan, tapi ternyata ada kerugiannya juga loh, berikut kerugian Dollar Cost Averaging

1. Membuat keuntungan menjadi mengecil saat kita membeli saham yang naik secara terus-menerus, contoh, bulan ini harga sahamnya Rp. 500.000 perlot tapi tahu-tahu bulan depan sudah naik Rp. 1000.000 perlot, dengan kenaikan tersebut secara langsung akan mempengaruhi keuntungan kita

2. Investor menjadi tidak sabaran, bagaimana tidak terkadang kita harus melihat harga saham kita setiap bulannya ketika hendak membeli lagi, dan setelah akun sahamnya di buka ternyata keuntungannya sudah besar, maka bisa saja keuntungan besar tersebut membuat anda menjual saham yang anda miliki padahal belum saatnya, begitupun saat kondisi harga saham sedang anjlok terkadang ada ketakutan melihat kerugian yang akan semakin membesar sehingga tergoda untuk mencutloss saham yang telah di beli

3. keuntungan yang di capai tidak maksimal, di mana artinya kita harus memilih saham yang tepat, kalau kita salah dalam memilih saham yang akan di investasikan, maka besar kemungkinan anda akan kecewa, bagaimana tidak saham yang di beli tidak bergerak sama sekali atau mungkin hanya naik beberapa persen saja sejak pembelian pertama di lakukan, jadikan kita telah membuang banyak waktu untuk itu, padahal mungkin ada banyak saham lainnya yang bisa memberikan keuntungan yang lebih tinggi

Oke, sahabat investor saham Indonesia, saya rasa cukup untuk artikel kali ini tentang apa pengertian Dollar Cost Averanging dan penerapannya dalam menabung saham dan semoga apa yang saya tulis di atas bisa bermanfaat untuk kita semua, jangan lupa untuk share artikel ini jika anda anggap bermanfaat dan harap cantumkan nama penulis agar tidak terkena hak cipta, sekian dan terima kasih


Penulis : Kuanyu

kuanyu
kuanyu Saya adalah seorang anak yang hobi membaca,menulis dan blogging,salam kenal dari saya kuanyu

6 comments for "Pengertian Dollar Cost Averaging dan penerapannya dalam menabung saham"

  1. Kalau mainin saham dollar begini sepertinya memang sebaiknya seseorang kerja ngga terikat dengan jam kantor biar lebih memudahkan pemantauan naik turunnya grafik ya, ko ...
    Ibaratnya cepet-cepetqn ngejar waktu pencet tombol deal sewaktu nilai dollar naik.
    Benarkah demikian ?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan mas hima, malah sebaliknya, cara ini sangat baik di gunakan oleh seorang investor yang tidak mau ambil pusing untuk memantau harga sahamnya, di mana ia hanya perlu menyiapkan dana yang sama di setiap waktu yang telah di tentukan, kemudian membeli sahamnya di harga berapapun itu

      Delete
  2. mesti kumpul modal banyak ya ko kalau mau main saham

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak harus mas, Rp. 100.000 aja udah bisa kok jadi modal untuk investasi saham, he-he

      Delete
  3. Good morning, how are you? Thanks for visiting my Blogger. I would like to invite you to be part of my list of followers. If already do thank you. The list is after the translator with flags.

    ReplyDelete
    Replies
    1. thank you friend for the friend request, i will follow it later, okay mrs

      Delete

Silakan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan