Cara agar tidak panik saat harga saham turun

Cara agar tidak panik saat harga saham turun

Halo sahabat investor saham indonesia, kembali lagi bersama saya kuanyu

Pada ksempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara agar tidak panik saat harga saham turun, pada dasarnya naik dan turunnya saham du bursa efek indonesia itu adalah hal yang wajar-wajar saja terjadi akan tetapi tidaklah semua orang bisa mengatasi rasa cemas yang mereka miliki ketika harga sahamnya turun, apalagi berinvestasi dengan modal yang cukup besar, tentu kerugianpun akan sangat besar jika saham yang kita pegang mengalami penurunan yang begitu dalam

Baca juga saat saham turun Warrent Buffet dan Lo Kheng Hong tidak panik, ini alasannya

Panik adalah keadaan psikologis yang wajar saja terjadi kepada seorang trader maupun investor saham, tetapi panik yang berlebihan juga tidaklah baik untuk diri seorang investor, mengapa demikian, hal ini dikarenakan rasa panik bisa membuat seseoarang menjadi frustasi berat dan bisa menimbulkan resiko yang paling berbahaya, bisa gila ataupun melakukan hal-hal ceroboh lainnya

Untuk itu agar kita tidak panik saat harga saham turun, kita haruslah memiliki cara agar kita bisa tetap relaks ketika harga saham yang kita pegang merosot tajam, bahkan menyebabkan sebagaian dana yang kita miliki menjadi berkurang drastis, hal ini juga tentu dialami oleh setiap trader saham maupun investor manapun, cuma cara mengatasi paniknya saja mungkin yang berbeda, baik berikut beberapa cara agar tidak panik saat harga saham turun

1. sebelum membeli saham tentukan tujuan terlebih dahulu

Mungkin masih banyak investor yang belum mengerti akan hal ini, yang mana mereka sering kali membeli sebuah saham dengan asal-asalan atau istilah lainnya beli asal untung, padahal harga sahamkan bergerak naik dan turun, jadi kalau harga sahamnya bergerak naik ya bagus, maka mereka untung akan tetapi jika harga sahamnya turun, maka merekapun akan mengalami kerugian bukan, hal inilah yang harus diperhatikan terlebih dahulu jika hendak berinvestasi saham


Jika kita berinvestasi saham untuk trading, ada baiknya saat harga saham turun kita haruslah menentukan titik untuk melakukan cut loss sesuai dengan trading plan sebelumnya, hal ini dilakukan untuk menjaga modal tetap terkontrol, dan jika kita membeli saham untuk investasi jangka panjang, ada baiknya kita menghold atau menahan saham kita tersebut karena turunnya harga saham adalah hal yang wajar, dengan catatan sebelum membeli saham untuk investasi jangka panjang kita telah terlebih dahulu menganalisa saham tersebut dengan matang, dengan begitu kitapun tidak akan begitu panik saat harga saham yang kita miliki pengalami penurunan

Baca juga penyebab utama naik dan turunnya harga saham

Dengan mengetahui tujuan berinvestasi adalah salah satu cara agar tidak panik saat harga saham turun, hal ini dikarenakan kita telah terlebih dahulu menyusun strategi dan planning yang bisa mengurangi resiko jika apa yang kita prediksi tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan, dengan begitu bukan tidak mungkin secara psikologis kita mampu menerima dengan baik saat harga saham yang kita miliki turun bahkan disatu waktu kita bisa memanfaatkan peluang penurunan tersebut untuk averaging down atau membeli saham lagi, hal ini biasanay dilakukan jika kita punya tujuan untuk investasi jangka panjang

2. kenali saham dan perusahaan yang anda beli 

Pada dasarnya dengan membeli sebuah saham kita seperti sedang membeli sebagian aset perusahaan, untuk itulah kita harus tahu saham apa yang kita beli dan perusahaan apa yang memiliki saham tersebut, jangan pernah membeli sesuatu yang tidak kita kenali, lihatlah terlebih dahulu perusahaan tersebut dan kinerja dari saham yang ingin kita beli dalam kurun waktu minimal 3 sampai 5 tahun kebelakang, karena dari situ kita bisa mengetahui arah pergerakan selanjutnya dari harga saham


Saran penulis jangan pernah ikut-ikutan orang lain dalam membeli sebuah saham, informasi memang dibutuhkan tetapi keputusan untuk membeli itu adalah keputusan kita sepenuhnya karena jika informasi yang ternyata kita terim atidaklah benar tentu akan berdampak pada saham yang kita miliki bukan, jadi mulailah untuk mengenali perusahaan dan saham yang akan kita beli dengan cara itu kita tidaka akan panik saat harga saham turun

Baca juga misteri patung benteng yang ada di halaman bursa efek indonesia

Oke sahabat investor saham indonesia, mungkin itu saja untukl pembahasan kita pada pertemuan kali ini, semoga artikel tentang cara agar tidak panik saat harga saham turun di atas bisa bermanfaat untuk kita semua dan akhir kata saya ucapkan sekian dan terima kasih


Penulis : Kuanyu

38 Komentar untuk "Cara agar tidak panik saat harga saham turun"

  1. Tips yang mantul, ko.

    Jadi, point utamanya sebelum memutuskan membeli saham KENALI dengan sebaik-baiknya terlebih dulu bagaimana kondisi kesehatan keuangan perusahaan dan sahamnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip mas, terima kasih atas apresiasinya,..semoga artikelnya bisa bermanfaat untuk kita semua

      Hapus
    2. Sama-sama, ko.
      Artikel ini pasti bermanfaat buat panduan banyak orang kok.

      Beteweh aniweh basweh ..., aku baru nyadar kalau akuuu ..., jadi pengomentar pertamax nih, wwwwwkk πŸ˜…

      Hapus
    3. Ha-ha, iya mas, mantap nih mas hilmawan, gesit sekali πŸ˜‚

      Hapus
  2. Ya no.2 penting banget itu, makanya fundamentalnya harus bener2 dianalisa dengan baik sebelum membeli saham :)

    BalasHapus
  3. Kalau saya kayaknya kudu masukan list pertama, kendalikan lebaymu Rey hahaha..
    Kalau udah turun, dijamin saya udah keringatan tuh, maunya untung mulu hahaha

    btw kalau saham turun, trus kita cuekin, nanti bakalan naik lagi gak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. naik teh,..kalau secara fundamentalnya bagus,..kalau secara teknikalnya udah ada tanda-tanda rebound dan harga sudah menyentuh titik support maka harga akan bergerak naik

      tapi support hanyalah untuk analisa teknikal saja, jadi intinya harus fokus ke fundamental, jika ingin jangka panjang dan fokuslah ke teknikal jika ingin jangka pendek

      Hapus
    2. Waaahhh noted, ini lama2 saya fokus investasi saham nih kalau terus pantengin postingan blog ini hahaha.
      Tapi sebenarnya investasi itu bakalan lebih mudah jika kita bener2 terjun dan menekuninya :D

      Bahkan sepertinya, lebih mudah dari ngeblog hahaha

      Hapus
    3. betul itu teh,..mudah intuk investasinya,.cuma yang agak ribet adalah menganalisanya, tapi sekarang udah enak kok kerena udah ada banyak alat bantu

      Hapus
  4. sebagai trader baru didunia crypto rasa panik seringkali tidak bisa dihindarkan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, ada trader crypto nih yang mampir ke blog saya,.ha-ha

      Hapus
  5. Saat saham turun banyak yang nggak perhitungan kadang pada happy saat harga saham turun pada beli dengan harga murah
    Butuh strategi jgn fokus disatu saham

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh jadi masukan juga nih bagi para investor saham,..he-he ada kalanya kita juga harus tahu apa itu difersifikasi dana apa itu pembatasan resiko, nanti akan saya bahas di pembahasan selanjutnya

      Hapus
    2. Iya sob ditunggu strategi nya πŸ˜ƒ

      Hapus
  6. Kalau saham lagi turun, sampai berapa lama Ko masih dianggap aman, seperti saham saratoga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heem ini pertanyaannya seperti minta rekomendasi ya,.ha-ha, ayo ngaku πŸ˜€, untuk sebuah saham ketika ia turun, penurunan tersebut masih dianggap wajar apabila ada pengaruh ekonomi, bak mikro maupun makro, ada pengaruh kinerja perusahaan dan pengaruh pemegang saham dalam hal ini lebih mengacu ke psikologis, artinya turunnya sebuah saham bisa berbeda-beda dari masing-masing pandangan investor

      Contoh saham mbss ketika ia turun pasti seorang investor handal mengatakan penurunan itu wajar karena mereka tahu penyebabnya ajan tetapi bagi sebagian trader mungkin tidak menerima penurunan harga saham tersebut, harga penurunan inilah yang menjadi batas aman dari tiap-tiap orang, kalau trader biasanya menggunakan trading plan untuk menentukan batas amannya, entah itu 2 % dan seterusnya sesuai kebutuhan kalau untuk seorang investor biasanya tergantung dengan analisa mereka sendiri-sendiri, misalnya mereka melihat dari kinerja tahun lalu yang dibandingkan dengan tahun ini, dst

      Bicara tentang saham saratoga, sebenarnya saya enggak begitu mau membahas saham ini terlalu dalam ya, karena beberapa alasan juga salah satunya adalah kondisi politik yang lagi tidak kondusif, mas pasti tahukan siapa pemilik saham ini, jika belum google dulu,..he-he, saran saya sebaiknya lihat news yang sedang ada aja dulu takut blog ini nanti dicekal karena membahas politik,..ha-ha πŸ˜€

      Hapus
    2. Hehe ya ane jg faham itu pemilik saham punya siapaπŸ˜ƒ
      Tapi saya pantau dari 3 bulan ini hampir semua saham menurun sob
      Sehingga ane buka akun reksadana biar bercabangπŸ˜ƒ minimalisir kerugian
      Ane pantau beberapa seperti sucorinvest dan simas syariah sama 3 bln ini menurun
      Tapi kayakna hari ini ada yg go green

      Hapus
    3. Pengaruh terbesar untuk beberapa bulan ini memang lebih ke faktor politik mas, bisa dilihat dari keluarnya asing dari beberapa saham-saham besar beberapa perusahaan yang memicu downnya ihsg dalam kurun waktu beberapa hari ini, cuma sepertinya saat ini udah ada tanda untuk rebound kembali πŸ˜€

      Hapus
    4. hahahaha, betul juga ya, serem juga cuman nyebut satu kata terus berakhir dengan di banned hahahah

      Oh politik, kapankah bisa damai :D

      Hapus
  7. Udah buka rekening saham, tapi masih rada nol tentang pengetahuan saham. Ada rasa takut-takut gitu hehe. Belom berani mengambil resiko. Klo kita invest ke reksa dana itu lebih aman gak sih ketimbang invest ke saham perusahaan?

    BalasHapus
  8. saya banget nih orang nya panikan..
    poin nomer 2 penting banget ya ko.. sebelum beli saham wajib hukumnya untuk kenali dan paham betul saham yang kita beli

    BalasHapus
  9. panik itu biasa... even tak terlibat dalam saham pun boleh jadi panik hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh, betul itu πŸ˜€

      Hapus
    2. tapi kalau terlalu panik, takut lain pula ceritanya... mungkin ada penyakit lain? haha

      Hapus
  10. Jadi intinya sebelum beli saham harus kenal dulu supaya gak kaget kalau terjadi apa yang kita tidak ketahui, istilah bekennya pdkt gitu hehehe, emang sih masak belum tahu detailnya kok main beli aja nanti pas anjlok syok

    BalasHapus
    Balasan
    1. He-he, sepertinya pernyataan teteh betul juga,..yeey, dapat apluos dari saya πŸ˜πŸ˜‚

      Hapus
  11. Ternyata beraaaat bgt ya mo ikutan saham.. Apalg kl ga kuat"sy pernh denger jmn dl bgt kk kelas bunuh diri gara" saham anjlok dan habis"an😞

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget itu teh,..butuh psikologis yang baik untuk terjun ke saham, jangan ikut-ikutan, itu intinya, bahkan pilotpun bunuh diri karena saham, ngerikan,..he-he

      Hapus
  12. wah ternyata ada trik khusus ya gan untuk menghadapi penurunan harga saham, kalau ane panik nya kalau harga sembako dan harga bbm naik gan soalnya yang sering bikin ane galau ya kedua itu gan hhhh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau itu sepertinya saya juga iya gan,..kitakan satu negara,..ea

      Hapus
  13. jujur ampe sekarang emang tertarik main saham cuma liat temen banyak ruginya kak.. saya jadi harus pelajari dulu yach

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya teh, harus yakin dulu dah sebaiknya, jangan ikut-ikutan temen, lihat dulu sisi negatifnya biar enggak down nantinya, jangan lihat yang positifnya saja,..ea

      Hapus
  14. sepertinya ane gak panik gan soalnya gak tahu berita naik turun nya saham, sehingga kurang update hehehe :D
    mungkin yang punya banyak saham akan sangat panik kali ya gan, wah jadi penasaran nih :D

    BalasHapus
  15. Intinya kalau ingin membeli dan bermain saham dari awal harus sudah mempersiapkan mental bila sewaktu-waktu harga saham turun dan bisa mengakibatkan kerugian. Mental seseorang harus benar-benar kuat agar tidak shock, bisa berakibat jantungan bahkan ada yang sampai mengalami gangguan jiwa karena mengalami kerugian dan kebangkrutan. .

    BalasHapus
  16. untuk skg belom main yang bginian sih.. masih takut hehe

    BalasHapus

Silakan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel