Dampak baik dan buruk perang dagang terhadap bursa saham indonesia


Dampak baik dan buruk perang dagang terhadap bursa saham indonesia

Halo sahabat investor saham sejati indonesia, Kembali lagi bersama saya kuanyu

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan membahas tentang dampak baik dan buruk perang dagang terhadap bursa saham indonesia, Tapi sebelum masuk ke pembahasan ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu perang dagang, Perang dagang pada dasarnya adalah kejadian dimana ada konflik ekonomi yang terjadi ketika suatu negara memberlakukan atau meningkatkan tarif atau hambatan perdagangan lain sebagai suatu bentuk balasan terhadap hambatan yang dilakukan oleh negara lain

Dampak baik dan buruk perang dagang terhadap bursa saham indonesia


Untuk tujuannya sendiri bisa disebakan karena berbagai alasan, Antara lain untuk melindungi produsen yang ada di dalam negara sendiri atau produsen lokal serta bisa juga disebabkan karena pandangan suatu negara yang menganggap bahwa praktik dagang yang dilakukan oleh negara lain tidak adil sehingga perlu diberlakukannya suatu kebijakan, Salah satunya adalah pengenaan tarif, Inilah yang nantinya akan menyebabkan dampak baik dan buruk perang dagang terhadap bursa saham indonesia

Seperti yang baru-baru ini terjadi perang dagang antara cina dan amerika yang terus berlanjut hingga sekarang ini, Tentu perang dagang yang dilakukan oleh kedua negara ini akan menimbulkan dampak baik dan buruk terhadap bursa saham indonesia, Baik itu untuk jangka pendek maupun jangka panjang, Baik berikut beberapa dampak baik dan buruk perang dagang terhadap bursa saham indonesia, Antara lain
Dampak buruk perang dagang terhadap bursa saham indonesia

1. larinya prodosen dari suatu negara yang berimbas turunnya kepercayaan investor
Dampak buruk perang dangang yang pertama kali akan dirasakan adalah larinya suatu produsen dari produk tertentu dari suatu negara, Hal ini terjadi karena besarnya tarif yang diberlakukan oleh negara yang sedang melakukan perang dagang, Jadi mau tidak mau produsen tersebut harus mencari alternatif lain agar nilai jual produknya tetap laku di pasaran, Caranya adalah denagn mencari pangsa pasar baru


Tentu untuk mencari pangsa pasar baru tidaklah mudah dari pada menjual produk di negara yang sebelumnya, Inilah yang nanti akan berimbas pada kepercayan investor yang ada di indonesia, Mereka akan menganggap prospek perusahaan akan terganggu kedepannya dan mungkin akan menjual sebagian ataupun seluruh sahamnya, Yang terjadi adalah harga saham perusahaan tersebut menjadi anjlok

2. rupiah melemah dan asing keluar dari bursa saham indonesia

Dampak buruk perang dangang yang kedua adalah asing berbondong-bondong untuk keluar dari bursa bursa saham indonesia, Hal ini dikarenakan nilai tukar rupiah terhadap dollar tentu akan melemah, hal ini diakibatkan juga oleh dampak perang dagang yang terjadi antara amerika dan cina, Dimana kedua negara tersebut menjadi negara tujuan ekspor produk-produk emiten dari negara kita, Jadi mau tidak mau kalau kedua negara ini perang dangang akan berimbas pada melemahnya nilai tukar rupiah yang mengakibatkan asing menjadi enggan untuk berinvestasi di bursa saham indonesia

Dampak baik perang dangang terhadap bursa saham indonesia

Dampak baik dan buruk perang dagang terhadap bursa saham indonesia
 
1. indonesia bisa memaksimalkan keuntungan dari ekspor barang baru

Perang dangang yang terjadi antara amerika dan cina akan membuat harga-harga suatu produk menjadi naik begitu tinggi, Hal ini diakrenakan pengenaan tarif yang besar dari suatu negara, Nah disinilah kesempatan negara kita untuk memaksimalkan keuntugan, Yaitu perusahaan indonesia dapat memasok barang-barang yang harga jualnya mahal di nagara tersebut dengan demikian emiten tersebut bisa meningkatkan penjualan yang berimbas pada naiknya harga saham

2. investor bisa memanfaatkan situasi yang tidak kondusif ini untuk membeli saham harga diskon 

Untuk dampak baik perang dagang yang selanjutnya adalah investor bisa memaksimalkan keuntungan dengan cara memanfaatkan situasi yang sedang tidak kondusif ini untuk membeli saham denagn harga diskon, Harga diskon ini biasanya dialami oleh beberapa saham saja yang berimbas dari perang dangang tersebut dan jika investor yakin saham tersebut bagus maka inialh saat yang tepat untuk membelinya


Oke sahabat investor saham sejati indonesia, Mungkin itu saja untuk pembahasan kita pada pertemuan kali ini tentang dampak baik dan buruk perang dangang terhadap bursa saham indonesia dan semoga artikel di atas bisa bermanfaat untuk kita semua dan akhir kata saya ucapkan sekian dan terima kasih


Penulis : Kuanyu

19 Komentar untuk "Dampak baik dan buruk perang dagang terhadap bursa saham indonesia"

  1. wah ini china lawan USA ta bang perang dagangnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas,..sekarang lagi saling serang tuh,..ha-ha 😀😂

      Hapus
  2. Kalau misal ekspornya tinggi biasanya tidak banyak pengaruh ya mas atas imbas perang dagang kedua negara.. Betul ndak ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau untuk itu harus lihat dulu mas ekspor produknya kemana,..kalau mengekspor ke negara yang sedang perang dangang dengan kita pengaruh juga karena mereka bakalan mengenakan tarif pajak yang tinggi, kecuali kita mengekspor produk untuk mengganti produsen yang lari dari negara tersebut karena perang dagang 😀

      Hapus
    2. Yg saya maksud expor kenegara lain..
      Kalau ke negara yg sedang berperang bisa kena imbas peperangannya..

      Hapus
    3. kalau itu tergantung besar ekspor yang dilakukan mas,..semakin besar keuntungan ekspor ke negara lain maka bisa dipastikan tidak akan terlalu berpengaruh,..he-he

      Hapus
  3. Perang dagang ini sebenarnya enak loh,,,,para pedagang bakal banting harga ,sekalian banting tulang,hahahah....trus pembeli tertawa terkekeh kekeh krn harga sudah sangat murah....#betul ngak yah mas... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak betul itu kang,..perang dagang itu kejam,..membunuh produk negara lain dengan menaikkan tarif pajaknya,.kalau tarifnya yang dinaikkan harga produk negara lain akan jadi mahal,..dan berdampak pada menurunnya penjualan,..seperti halnya yang sekarang ini sedang terjadi antara amerika dan cina

      Hapus
    2. saya tahu,,,,yang dimaksud kang nata disini mungkin perang diskon wkwkwk

      Hapus
    3. Perang diskon barang lebaran,..😂😂

      Hapus
    4. Setujuuuu saya kalau perang diskon, biarkanlah mereka perang diskon, kita para konsumen ngakak-ngakak bergembira hahaha

      Hapus
    5. saya ikutan juga ah jadi pembeli kalau nanti ada perang diskon,..ha-ha

      Hapus
  4. Dampak buruk yg no.2 caranya sederhana banyakin aja investor lokal biar rupiah kembali menguat, kita gak bisa selamanya ngandelin investor asing buat jadi pemodal

    BalasHapus
    Balasan
    1. He-he,..iya mbak,..cuma masalahnya investor lokal kita masih kecil, selain itu investor asing punya modal yang kuat karena dari segi mata uang aja mereka sudah menang,..mungkin kedepan bisalah investor lokal di andalkan 😀

      Hapus
  5. mengapa mesti amerika dan china? mengapa bukan amerika - europe? or japan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena ada sejarahnya teh,..bisa baca digoogle untuk lebih lengkapnya,..nanti kalau saya jelaskan penuh kolom komentar,..wkwkckk 😂😂😂

      Hapus
  6. Ya ampuunnn, saya udah nulis 3 kali dong panjang2, terus koneksi inet putus2, sungguh jahat betullll, hiks.

    Cuman mau bilang deh.
    Semoga yang suka perang dagang itu jadi akur, biar hidup lebih damai.
    Perang apapun ga pernah ada hasil yang baik ya.
    Bahkan perang kebaikan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. he-he,..iya teh,..hidup damai dan tentram memang jauh lebih menyenangkan

      Hapus
  7. Memang di dalam suatu bisnis termasuk bisnis bursa efek indonesia itu, kita

    harus jeli, pintar, dan cermat dalam menggamati setiap naik turunnya saham,

    kalau gak diamati setiap hari ? Wah bisa gawat? Iya kalau saham naik? Kalau

    saham turun bakal bangkrut perusahaannya. Pengalaman Pribadi sih?

    BalasHapus

Silakan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel