Mindset yang harus dimiliki oleh seorang investor saham

Mindset yang harus dimiliki oleh seorang investor saham

Halo sahabat investor indonesia,kembali lagi bersama saya kuanyu
   
      Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang mindset atau cara pandang yang harus dimiliki oleh seorang investor saham,dimana kita ketahui investor saham adalah orang yang menanamkan modalnya ke dalam suatu perusahaan dengan membeli sebagian aset perusahaan tersebut yang berupa saham,kepemilikan sahamnyapun tergantung dari besarnya jumlah saham yang mereka beli,jika mereka membeli saham suatu perusahaan dengan jumlah yang besar maka kepemilikan saham mereka di perusahaan tersebut juga besar begitu juga sebaliknya


Hasil gambar untuk mindset investor


      Nah di dalam memegang sebuah saham terkadang seorang investor dihadapkan dengan berbagai macam suasana,mulai dari suasana psikologis yang tidak tenang ataupun isu-isu tertentu yang bisa saja mengguncang pikiran seorang investor yang mana tadinya ingin investasi untuk jangka panjang tiba-tiba saja berubah pikiran ketika mendengar suatu isu atau berita tertentu yang mengatakan bahwa saham yang ia pegang akan jatuh dan ambruk,disinilah dibutuhkan mindset yang baik sebagai mana seorang investor sejati yang selalu tahan banting,tahan isu maupun berita yang beredar,berikut beberapa mindset yang sudah seharusnya dimiliki oleh seorang investor saham,antara lain

1.saham bukan cara cepat kaya

       Perlu kesabaran untuk bisa memetik hasil ketika kita berinvestasi,salah satunya adalah investasi saham,apalagi modal yang kita gunakan kecil,tentu untuk dana kita berkembang sangat-sangat membutuhkan waktu,bisa satu tahun,dua tahun atau mungkin puluhan tahun,nah disinilah kita harus bisa belajar bersabar,belajar untuk menunggu agar modal yang kita tanam tersebut benar-benar bisa memberikan return terbaik di masa depan nanti.

2.belajar jadi diri sendiri

       Artinya gini sahabat investor,selama ini munhgkin kita sering membeli saham atas rekomendasi orang lain,entah itu rekomendasi dari pakar saham maupun analisis lainnya,yang mana sebenarnya rekomendasi tersebut memang baik akan tetapi jika kita mengikuti rekomendasi tersebut tanpa analisa sama saja kita memilih saham tanpa pengetahuan bukan,sedangkan dana yang kita gunakan adalah dana kita bukan dana para pakar saham,bahaya bukan,nah mulai dari sekarang belajarlah untuk percaya pada diri sendiri dengan cara mulai melakukan analisa sendiri,walaupun analisa kita tidaklah sehebat analisa para pakar saham,tetapi setidaknya kita punya pegangan mengapa kita membeli suatu saham dan mengapa kita menginvestasikannya

3.saham naik dan turun itu biasa jangan terlalu dipedulikan

       Setiap hari di dalam pasar modal selalu ada transaksi,jual dan beli itu selalu ada,jadi tidak perlu begitu ditakutkan,selama kita yakin saham yang kita pilih punya fundamental yang baik,maka yakinlah semuanya akan baik-baik saja,koreksi itu wajar,yang tidak wajar itu adalah menanggapi koreksi saham secara berlebihan,santai saja intinya,nikmati setiap pergerakannya

4.waktu adalah uang

       Semakin lama kita menginvestasikan saham kita maka keuntunganpun akan semakin besar,benarkah,rata-rata pernyataan ini benar,akan tetapi banyak hal yang harus kita perhatikan,mulai dari saham apa yang kita pegang hingga berapa harga wajar dari saham tersebut,semua itu harus kita ketahui,investasi jangka panjang itu memang lebih menarik dan kita bisa lebih santai tanpa harus memandang layar komputer seharian akan tetapi kita harus menguasai fundamental perusahaan

Oke sahabat investor indonesia,mungkin sampai disini saja pembahasan kita kali ini dan sampai bertemu di pembahasan selanjutnya,sekian dan terima kasih

Penulis : kuanyu

13 Komentar untuk "Mindset yang harus dimiliki oleh seorang investor saham"

  1. Woow!! Artikel menarik nih terang dunia saham serta investasi keuangan dan bisa menjadi wawasan buat saya pribadi ok thanks sob terang artikel sahamnya yang menarik..😄😄

    BalasHapus
  2. Sepertinya menarik ikut gabung di saham perusahaan bonafid, cuma sayangnya sampai sekarang belum paham cara-cara menjalankannya.

    BalasHapus
  3. Waaoooo, bahagia banget berkunjung ke sini pas kemaren baru belajar tentang saham, tapi yang reksa dana.

    Dan setuju banget ama mindset nomor 1, zaman sekarang, salah satu hal yang bikin orang mempunyai pemikiran buruk tentang investasi saham ya karena mereka menganggap invest saham itu cara cepat kaya.

    11 12 lah sama MLM, dipikir join MLM itu seminggu langsung kaya raya wakakakka

    Yang terjadi, baru aja beli saham 100ribu tadi pagi, sorenya udah diintip, apa duitnya udah beranak hahaha

    Jadinya, pas dia intip, pas saham lagi turun, langsung panik, langsung dijual, ya jelas rugi lah hahaha

    Saya juga punya pemikiran seperti ini dulu, sampai saya ikut seminar yang diadakan reksa dana Manulife, lumayan banget jadi tau banyak hal tentang investasi.
    Jadi terbuka pikirannya untuk ikutan berinvestasi.
    Secaraaaa, saya cuman mamak2 IRT, kalau gak pintar memanfaatkan hal seperti berinvestasi, entah bagaimana masa tua saya.

    Rezeki emang udah dijamin Allah, tapi berusaha itu harus :D

    BalasHapus
  4. Hihi sering sih diajak soal nanem saham. Tapi belum tertarik juga hehe..
    Skrang mah asuransi juga ada beberapa yg prosesnya kayak nanam saham gitu. Aku hampir kerja di situ, tapi gak jadi hehe

    BalasHapus
  5. Ternyata kala berinvestasi saham akan ada banyak godaan unvk goyah dan melepas saham karena rumor. Hem, butuh pertimbangan matang sebelum mulai berinvestasi. Memikirkan jangka panjang ke depan berikut kemungkinan terburuk. Intinya memang harus bekali diri dengan ilmu dulu agar punya pedoman. Jadi investor tak boleh goyah. Juga soal beli saham harus yang potensial dan prospektus di masa mendatang selain sabar.

    BalasHapus
  6. kayaknya saya harus banyak belajar nich tentang saham, biar nanti saya bisa terjun didunia ini.

    Ngomong - ngomong, nama "SAHAM " Itu kalau ditempat saya adalah sebuah nama untuk SALON, :)

    *mas bolehkan saya minta alamat email milik Mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh mas,alamat emailnya kwanyukaya@gmail.com

      Hapus
    2. Ngomong-ngomong buat apa kang,he-he 😊

      Hapus
  7. wih pembahasan nya oke betul nih mas..
    kayaknya menarik juga investasi saham, ku mau belajar lebih lanjut lagi ah biar makin ngerti tentang saham.. masih minim info soalnya..

    menarik banget artikel ini, makaciw mass..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ssma-sama,terima kasih juga sudah berkunjung ke blog saya,he-he 😀

      Hapus
  8. Yes bener banget mindset itu nomor satu buat investasi saham, mau long term atau short term karena dari dua standar ini yang menandakan kita mau jadi investor atau trader, kalau saya mah meningan investor deh biar gak pusing2 mikirin harga saham yg terus bergerak setiap saat, btw maaf ya udah lama jarang berkunjung sejak pindah ke medan memang jarang sentuh2 blog apalagi blog walking huhu mood saya lagi kurang bagus :(

    BalasHapus
  9. Hai Kak...
    Saya dari keluarga yang mengajarkan tentang saham.
    Saham itu terdengar keren di telinga orang-orang awam (mereka yang tidak mempelajari apalagi menanam saham).
    Nah, bagi saya, nggak keren sih.
    Soalnya penanam saham itu biasa saja.

    Begini... Saya setuju dengan point pertama, menanam saham itu bukan cara cepat untuk kaya sebenarnya. Kita bisa menunggu setahun bahkan sampai puluhan tahun untuk menjadi kaya. Tergantung menanam saham apa dan seberapa banyak. Makin banyak yang makin meningkat juga.

    Orang-orang awam suka bilang "keren" dan "uangnya banyak". Enggak juga sih. Uangnya biasa saja.

    Nah, tapi...
    Untuk orang-orang awam yang ingin terjun menanam saham juga perlu hati-hati sekali, harus siap dengan segala resiko, tapi juga nggak perlu cemas. Kayak di point ke 3 di atas. Nggak perlu terlalu memedulikan. Soalnya emang saham itu naik turun.

    Oh ya,
    Jika mau menanam saham juga harus hati-hati sekali, harus benar-benar diperhatikan detail-detailnya termasuk MOU-nya.

    Semangat Kak!

    Informasinya benar-benar membantu orang-orang. Semoga banyak orang yang membaca artikel ini agar lebih mengenal saham.

    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, terima kasih kunjungannya teh, saya usahakan untuk bisa menghadirkan artikel-artikel berkualitas mengenai pasar modal, agar bisa mengedukasi lebih banyak orang 😀

      Hapus

Silakan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel